Posts

Siswi tak Punya SIM Memaki dan Berkata Kasar saat Ditilang, Tendang Helm sampai Banting HP Polisi

Image
Siswi tak Punya SIM Memaki dan Berkata Kasar saat Ditilang, Tendang Helm sampai Banting HP Polisi Beredar video yang memperlihatkan seorang remaja perempuan tak diketahui identitasnya memaki-maki polisi. Dari informasi yang diunggah oleh akun Instagram @brimob_id, Kamis (9/11/2017), remaja yang masih mengenakan seragam tersebut ditilang polisi karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Terdengar ia memaki-maki polisi sambil menendang helm yang ada di aspal. Saat ia menyalakan motor dan hendak pergi dari lokasi, polisi pun menyita kunci motornya. Polisi membujuknya untuk memakai helm terlebih dahulu sebelum berkendara. Bukannya menurut, ia malah membanting ponsel polisi yang merekam. Seorang polisi militer pun mencoba menegaskan jika sikap remaja tersebut sebagai pengendara salah. Belum diketahui waktu dan lokasi peristiwa terjadi. Berikut ini beberapa komentar para netizen yang menyikapi tingkah gadis tersebut: Ria Yumbara · Banda Atjeh, Aceh, Indonesia Udh jelek mukaknya jelek ...

2 - Tega Banget! Disini Setiap Hari Ribuan Anak Itik Digoreng Hidup-Hidup! Penyebabnya Karena Hal Ini...

Image
Salah seorang pekerja di peternakan tersebut mengatakan kepada Li bahwa mereka setidaknya butuh 20 hari untuk meneteskan telur itik.  Para pekerja kemudian akan memilih mana itik yang jantan dan betina. Anak itik betina akan dijual, tapi malang bagi anak itik jantan yang akan segera menghadapi kematian meski baru beberapa hari menetas.  Anak itik jantan akan dimasukkan ke dalam sebuah jaring dan kemudian direndam dalam minyak goreng panas dengan suhu 80 derajat Celcius. Setelah digoreng, mereka akan dimasukkan ke dalam mesin untuk menghapus bulu-bulu yang masih menempel pada tubuh. Setelah itu, mereka akan dijual kepada peternak ular dan pedagang kaki lima. Kasihan yah anak itiknya, sadis amat sih!

Tega Banget! Disini Setiap Hari Ribuan Anak Itik Digoreng Hidup-Hidup! Penyebabnya Karena Hal Ini...

Image
Sebuah peternakan terbesar di China, ribuan anak itik jantan dicelupkan ke dalam minyak goreng panas dalam keadaan hidup-hidup setiap harinya. Ribuan anak itik tersebut sengaja dimusnahkan karena dianggap tidak berguna. Dalam satu set foto mengerikan, menunjukkan bagaimana pekerja memasukan ribuan anak itik yang masih hidup ke dalam minyak goreng panas dengan menggunakan sebuah jaring. Mirisnya lagi, anak itik yang digoreng masih dalam keadaan hidup. Anak itik yang sudah digoreng kemudian akan dijual kepada peternak ular atau pada pedagang kaki lima. Praktik ini dianggap sadis dan 'barbar' bagi yang belum tahu, tapi bagi warga setempat, praktik seperti ini dianggap biasa-biasa saja. Seperti dilansir Daily Mail, foto-foto ketika ribuan anak itik digoreng hidup-hidup diambil oleh seorang wartawan bernama Li Gen di sebuah peternakan yang tak disebutkan namanya di Desa Tongqiao, di Kota Xidu, di Provinsi Hunan, China. Li mengatakan kalau praktik pemusnahan massal ini dilakukan seti...

Beginilah Kronologi Hebohnya Pernikahan Sesama Jenis di Jember, Suami yang Tertipu Hanya Bisa Kaget & Pasrah!

Image
Heboh soal pernikahan sesama jenis antara Ayu Puji Astutik (23) dengan Muhammad Fadholi (21) yang hingga kini masih misterius. Melansir dari Tribun Batam, Ayu dikabarkan seorang laki-laki sehingga sejumlah media pun mendatangi kediaman pasangan ini di Dusun Plalangan, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ayu bahkan bersikukuh bahwa dirinya adalah perempuan tulen. Pengakuan tersebut ia lontarkan pula di depan Kapolsek Panti dan Danramil Panti yang memanggilnya. "Sumpah, Pak. Saya ini perempuan asli, dan saya siap membuktikan. Saya ini memang sudah lama difitnah,” kata Ayu kepada wartawan, Senin (23/10/2017). Diketahui, Ayu dinikahi Fadholi pada bulan Juli 2017 di KUA Kecamatan Ajung. Pernikahan keduanya pun baru terbongkar dan membuat heboh pada pertengahan September lalu. Keduanya pun sudah dipanggil oleh KUA Ajung untuk mengklarifikasi dugaan tersebut. Namun, keduanya tidak datang, mereka hanya memberi surat pernyataan bahwa memang sempat memalsukan dat...

2 - Beginilah Kronologi Hebohnya Pernikahan Sesama Jenis di Jember, Suami yang Tertipu Hanya Bisa Kaget & Pasrah!

Image
Ayu bahkan juga memberikan alasan yang tidak masuk. “Saya dilahirkan memang perempuan, saya berani bersumpah. Habis itu nikah sama Mas (Fadholi). Saya mimpi tiba-tiba ada telur jatuh dan ada mahluk halus, tiba-tiba sekitika berubah jenis kelamin. Ini berubah baru saja,” jelasnya, Senin,(23/10/2017). Kini, Ayu hanya bisa pasrah dengan keadaan yang sudah terjadi dan berjanji akan mnejadi laki-laki tulen untuk ke depannya. “Setelah saya seperti ini, saya ada keinginan untuk operasi dan membuang jenis kelamin saya menjadi perempuan. Tetapi, karena tidak ada biaya, akhirnya pasrah nunggu keajaiban,” pungkasnya. Fadholi sang suami pun mengaku bahwa dirinya malu dan tidak menyangka akan kejadian tersebut. “Sebelumnya biasa-biasa saja. Kalau memang laki-laki tulen akan saya cerai. Saya benar-benar kaget. Memang dulunya seperti itu,” ujar Fadholi. Ia juga menjelaskan perkenalan pertamanya dengan sang istri tersebut terjadi di sekitar stasiun dan tidak menaruh curiga sama sekali. Bahkan, pernika...

2 - Bikin Merinding, Usai Amankan Jenglot Anggota Satpol PP Ini Alami Kejadian Mengerikan di Rumahnya

Image
"Saat itu mau maju melihat gak berani tapi penasaran mau melihat. Akhirnya warga melaporkan ke petugas Satpol PP yang bertugas," ujar Suprayitno menceritakan kesaksian warga. Suprayitno mengatakan, boneka mirip jenglot ini terbuat dari kulit hewan dan tulang hewan asli yang sudah dikeringkan. Hanya saja saat ditanya akan taring dan rambut yang ada di boneka jenglot, tak ada yang tahu apakah itu rambut asli atau bukan. "Temuannya kemarin (Senin 16/10/2017). Warga sempat geger dan bertanya-tanya apakah ini jenglot asli apa bukan," tandasnya. Usai ditemukan warga, jenglot itu kemudian diamankan oleh petugas Satpol PP Kota Surabaya. Namun, seorang petugas Satpol PP tersebut justru mengaku mengalami hal yang mengerikan. Sri Purnomo Irawan petugas Satpol PP yang mengaku didatangi jenglot ini merupakan petugas yang mengamankan jenglot dari Pantai Batu-batu Kenjeran, Surabaya, pada Senin (16/10/2017). Kepada TribunJatim.com, Sri sapaan akrabnya ini mengaku biasa-biaaa saja ...

Bikin Merinding, Usai Amankan Jenglot, Anggota Satpol PP Ini Alami Kejadian Mengerikan di Rumahnya

Image
Masyarakat Surabaya dihebohkan oleh sebuah peristiwa. Tepatnya, penemuan sesosok makhluk aneh. Warga meyakini sosok tersebut adalah jenglot. Jenglot tersebut pertama kali ditemukan warga Kenjeran di Pantai Batu-Batu, Surabaya, Senin (16/10/2017). Warga yang saat itu sedang bersantai di pantai melihat sosok seorang laki-laki turun dari sepeda motor dan berjalan ke pantai. "Usai sampai di pantai orang itu membuang sebuah kotak coklat seperti kotak peti mati," jelas Suprayitno, Kepala Kecamatan Bulak, Surabaya, saat dihubungi TribunJatim.com, Selasa (17/10/2017). Karena penasaran akan barang yang dibuang lelaki berpakaian hitam tersebut, warga pun iseng mendekati kotak warna cokelat yang berserakan di bebatuan pemecah ombak. Hanya saja, warga pun bingung dan takut saat melihat ada boneka coklat dan kain putih berserakan di sekitar kotak cokelat tersebut.